July 7, 2020

KELILING KOTA CIREBON NAIK CITROS

Bus Citros sedang ngetem di depan keraton kesepuhan

Siapa yang suka naik bus wisata? Siapapun pasti suka naik bus wisata apalagi kalau jalan-jalannya sekalian menemani anak-anak berlibur. Pasti anak-anak suka sekali dan mau lagi, mau lagi.

Kini di beberapa kota besar selain Jakarta yaitu Jawa Barat, sudah diadakan bus wisata untuk para turis lokal ataupun mancanegara untuk keliling kota. Kalau di kota Bandung ada bus Bandros, di kota Bogor ada bus Uncal, nah di kota Cirebon ada bus Citros.

Swafoto di depan bumper Citros

Citros kepanjangan dari Cirebon Tourism On Bus. Diresmikan sejak tanggal 23 Februari 2019 oleh gubernur Jawa Barat dan dimeriahkan dengan tari-tarian oleh siswa-siswi dari sekolah tari tradisonal Belantara Budaya Indonesia (BBI).

Bus berwarna merah ini menjadi magnet tersendiri untuk menarik wisatawan luar daerah untuk berkunjung ke kota Cirebon. Siapapun bisa naik bis ini, dari kalangan anak-anak, tua, muda, remaja, sampai kakek nenek pun bisa menikmati keliling kota dengan bus Citros.

Untuk bisa naik Citros ini pengunjung harus tahu jam-jam operasional keberangkatan dan tempat ngetem-nya. Pada awalnya, Citros ada di depan Cirebon Super Blok (CSB). Namun kini Citros ada di depan keraton Kasepuhan di jalan Pulasaren. Tenang, setiap hari bus ini ada kok. Pengunjung tidak perlu khawatir karena setiap satu jam sekali bus ini akan berangkat jadi tidak perlu menunggu lama untuk bisa cepat-cepat naik bus ini. karena bus ini memang cepat penuh.

Sebelum naik, masig nunggu penumpang lainnya

Rute yang dilewatipun sekitar kota. Pertama bus akan melewati rute Jalan Pasuketan – Jalan Parujakan – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Cipto – Jalan Kartini – Jalan Siliwangi – Jalan Bahagia – Jalan Benteng - Jalan Yos Sudarso, dan berakhir kembali di alun-alun Keraton Kesepuhan.

Keliling sebentar dengan bus ini cukuplah untuk menghilangkan penasaran yang ingin keliling kota Cirebon tanpa harus membayar banyak ongkos naik kendaraan umum. Karena Citros ini sangat membantu dengan tarif yang sangat murah. Tarifnya pun super hemat. RP. 10.000/orang dewasa dan Rp. 5.000/anak-anak.

Contoh tiket Citros

Pengunjung bisa membeli tiket bus bukan di loket tiket masuk keraton. Akan tetapi, ada petugas dari bus tersendiri yang akan menjual tiket bus yang keberadaannya tidak jauh dari lokasi bus mangkal.

Beli tiket, kemudian pengunjung langsung bisa naik bus untuk mencari tempat duduk yang tersedia karena di dalam tiket tidak ada nomor kursi. Jadi pengunjung yang memilih sendiri tempat duduk yang diinginkan selama kursi itu kosong.

Pengunjung dibebaskan untuk membawa makanan dan minuman saat menaiki bus ini, jadi tak perlu khawatir perjalananmu akan membosankan. Apalagi yang membawa anak kecil yang hobinya nyemil. Di dalam bus pun ada Showcase untuk pengunjung yang ingin membeli minuman dingin selama dalam perjalanan. Bayarnya bisa langsung ke petugas yang menjaga  pintu bus Citros selama melaju.


Bus ini dirancang dengan sangat unik dan terbuka, karena dengan begitu, penumpang bus bisa melihat pamandangan kota Cirebon yang padat namun tidak macet. Area pandangan mata menjadi luas seluas mata memandang.

Tonton juga ya, semangatnya anak-anak siswa/i BBI menari di tengah hujan deras saat pembukaan Citros. Terharuuuu, apalagi emak-emaknya antara gemas, khawatir, sekaligus bangga, menyaksikan anak-anaknya penuh semangat menari. Sehat terus kamu nak!




Kesan saya pribadi saat menaiki bus ini dengan mengajak anak sangat menyenangkan. Ini merupakan salah satu alternatif wisata yang sangat murah. Jadi wisatamu tidak melulu keliling Mal tetapi keliling kota Juga, sekaligus mengajarkan anak untuk hapal dengan rute-rute jalan dalam kota.

Tertarik? Menikmati naik bus Citros ini. Bisa sekali untuk dijadikan list saat berkunjung ke kota Cirebon. ayo jalan-jalan ke kota Cirebon dan rasakan serunya naik bus Citros.

Salam

Beby Rose Glow, Serum, Moisturizing, Primer, Jadi Satu

  Beby Rose Glow Serum Setiap wanita mendambakan kulit sehat. Kulit yang bersih dan cerah menjadi dambaan kaum Hawa. Hingga tidak heran bany...