May 15, 2019

Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa


Berpuasa sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Selama itu pula tidak makan dan tidak minum. Tidak dipungkiri akan mengalami bau tidak sedap yang berasal dari mulut. Untuk mengurangi bau mulut yang timbul hendaknya memperhatikan cara dan apa saja yang perlu dilakukan saat membersihkan gigi.

photo by pixabay

1.      Ganti sikat gigi tiga bulan sekali

Sikat gigi merupakan benda penting saat membersihkan gigi. Sikat yang digunakan secara berulang kali dapat mengurangi kinerja sikat yang digunakan karena semakin lama digunakan akan semakin tidak maksimal untuk membersihkan gigi. Minimal mengganti sikat tiga bulan sekali untuk menghindari bakteri yang ada di sikat semakin banyak dan tentu saja ini mempengaruhi gusi karena akan mengakibatkan sariawan. Oleh sebab itu gantilan sikat gigi dengan yang baru namun tidak lupa untuk merendam sikat gigi baru dengan air panas sebelum digunakan pertama. Tujuannya untuk mematikan bakteri dan kuman pada sikat gigi baru. Bagaimanapun sikat gigi baru berasal dari pabrik, selama itu pula sikat banyak terkontaminasi benda-benda yang tidak diketahui.

2.      Pilih sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut

Berulang kali saya dianjurkan menggunaakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut setelah saya selasai memeriksakan gigi sebulan sekali di dokter gigi. Karena dokter gigi sepertinya mengetahui sikat yang saya gunakan. Apakah menggunakan sikat dengan sikat yang lembut atau sikat biasa yang bulunya agar kasar. Katanya itu terlihat dari posisi gigi dengan gusi. Entah posisi bagaimana yang maksudkan. Tujuannya satu yaitu agar gigi dan gusi tetap sehat dan gigi berada pada posisi gusi yang benar.

Sikat dengan bulu yang lembut pun dapat lebih maksimal membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip di antara gigi. Hendaknya saat menyikat tidak perlu terburu-buru hingga menyikat dengan menekan keras gigi dan gusi. Sikatlah dengan lembut dengan gerakan agak di putar-putar bukan gerakan lurus maju-mundur cantik. Sikatlah dengan perlahan dan santai dengan begitu resiko gusi terluka sangat diminimalisir. Terkadang tanpa tidak diketahui penyebabnya, saat menyikat gigi, mengalami gusi berdarah. Menyikat pelan-pelan saja, dapat mencegah timbulnya gusi berdarah.

photo by pexels

3.      Pasta gigi yang mengandung mouthwash

Perlu diperhatikan pasta gigi yang digunakan mengandung bahan apa? Karena bahan yang terkandung dalam pasta gigipun menjadi andil gigi sehat. Gunakanlah pasta gigi yang mengandung moutwash karena mouthwash berguna untuk menyegarkan mulut. Mulut tak cukup hanya bersih dan putih saja. bila ada kesegaran dalam mulut, itu dapat memberikan nilai plus saat kita berbicara pada orang lain. Aroma segar yang keluar dari mulut membuat kita merasa nyaman.

4.      Bersihkan lidah

Selesai menyikat gigi jangan lupa untuk memperhatikan bagian lidah. Lidah tempat sarang bakteri paling banyak karena makanan yang masuk ke mulut diawali dari lidah terlebih dahulu dan lidah pula yang menilai semua rasa makanan yang kita makan jadi, jangan lupakan lidah yang luput dari perhatian. Karena percuma menyikat gigi bila lidah tidak ikut dibersihkan.

Sudah banyak alat pembersih lidah berbagai bentuk. Dari bentuk kotak sampai permukaan kasar dibalik kepala sikat, bagian tersebut tercipta untuk membersihkan gigi. Lidahpun bisa mengalami sariawan jadi bersihkan lidah secara perlahan menggunakan alat yang disukai. Bisa juga menggunakan sikat gigi yang bulunya lembut dengan secuil pasta gigi lalu sikat-sikat dengan perlahan dari bagian tengah lidah lalu ke pinggir kanan lidah dan kiri lidah.

5.      Gunakan benang floss

Apabila menyikat gigi masih ragu dengan kebersihan gigi. Bisa ditambah dengan menggunakan benang flosh untuk membersihkan sela-sela gigi. Tujuannya agar gigi bersih maksimal dari sisa makanan yang akan berubah menjadi asam dan bakteri yang tertinggal di mulut.

6.      Berkumur dengan obat kumur

Banyak sekali merk obat kumur. Gunakan obat kumur sesuai kebutuhan dan pastikan cocok digunakan oleh mulut kita. Memilih obat kumur tentu kita harus mencobanya terlebih dahulu karena tidak ada tester obat kumur yang dapat dicoba secara gratisan.

Pilihlah obat kumur yang kandungan obatnya tidak terlalu keras. Karena ada beberapa merk yang jika digunakan rasanya terlampau tajam dan membuat mulut menjadi kaku.

photo by pixabay

Jadi setiap beli obat kumur dengan merk yang baru, saya akan membeli yang kemasannya kecil untuk dicoba agar cepat habis. Bila dimulut saya cocok, baru saya akan membeli dalam kemasan besar untuk digunakan setiap hari.

Kegunaan obat kumur selain untuk mematikan bakteri dan kuman dimulut secara lebih maksimal juga untuk menyegarkan mulut. Mulut akan terasa sangat segar setelah berkumur dengan obat kumur. Oleh sebab itu jangan lupakan kebiasaan berkumur setelah menyikat gigi.

Itu dia tips-tips menghilangkan bau mulut selama berpuasa. Namun perlu diingat juga bahwa membersihkan gigi juga tidak seratus persen dapat benar-benar menghilangkan bau mulut. Ada hal yang lebih dari itu yakni menjaga pola makan, jenis makanan tertentu juga menjadi pemicu menimbulkan nafas bau. Jadi mulailah mengurangi asupan makanan yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan tidak lupa untuk membersihkan gigi setelah makan dan sebelum tidur malam.

Terimaksih sudah mengunjungi blog saya. Semoga tips diatas bermanfaat dan nantikan cerita-cerita saya selanjutnya di cerita yang berbeda.

Salam

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog aku.
Salam

Beby Rose Glow, Serum, Moisturizing, Primer, Jadi Satu

  Beby Rose Glow Serum Setiap wanita mendambakan kulit sehat. Kulit yang bersih dan cerah menjadi dambaan kaum Hawa. Hingga tidak heran bany...