February 6, 2019

Move On Setelah Kehilangan Pekerjaan


pixabay
Moment berharga apa yang paling di ingat guys? Buat aku... moment berharga yang paling di ingat adalah pada saat diterima bekerja setelah lulus kuliah. Itu kan yang di idam-idamkan pada saat telah menyelesaikan study belajar selama bertahun-tahun?.

pixabay
Mendapatkan pekerjaan adalah dambaan setiap orang yang pengangguran. Apapun lulusan pendidikannya, dari yang hanya lulusan Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi jika sudah bekerja menjadi hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh orang lain. Apalagi jika pekerjaan tersebut yang sudah menjadi Passion kita dalam bidang tertentu.

      OR        
                                     
                                    

Begitupun dengan saya guys, walaupun punya cita-cita jadi Dokter sadari kecil dan tidak kesampaian setelah besar. Menjadi seorang Guru, rasanya sudah menggantikan posisi cita-cita lama itu. Sama-sama melayani masyarakat.

pixabay
Lalu bagaimana jika setelah menikah dan memiliki seorang anak. Secara terpaksa harus meninggalkan pekerjaan itu? Nah itulah yang juga terjadi pada saya guys.

Kehilangan Pekerjaan

Yang  sudah kita tinggalkan untuk di awal-awal bulan pasti sedih luar biasa. Keingat terus dengan pekerjaan yang sebelumnya sudah kita lakukan. Sebagai seorang Guru, bertemu dengan murid-murid yang hampir setiap hari ketemu dengan intensitas yang rutin, tetiba tidak bertemu itu rasanya... seperti ada yang hilang dengan bagian dari hidup.

Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terus-terusan mengingat kehilangan tersebut? Yaitu..

Move On

·         Mencari kesibukan baru sesuai Passion ini bisa banget dilakukan karena dengan melakukan hal tersebut lambat laun moment indah di waktu lampau akan tergantikan dengan moment indah yang baru saja dibangun.

pixabay
Tentunya jika kita melakukan hal-hal yang disenangi misalnya senang menulis?

pixabay
Kita bisa lakukan dengan membuat tulisan yang kita share secara berkala. Bisa  melakukan hal tersebut menjadi rutinitas harian. Jadi manfaat yang didapat selain memberikan manfaat kepada orang lain juga perasaan senangnya pun dapat jika ada tanggapan-tanggapan positif dari orang-orang yang membaca tulisan kita. Nah itu dari saya yang kini sedang menyibukan di dunia kepenulisan.

pixabay
Jika mau menyibukan diri di bidang yang lainnya pun bisa, misalkan senang memasak. Nah bisa nih, mulai bikin masakan andalan keluarga yang syukur-syukur bisa di usahakan menjadi usaha rumahan.

Macam-macam deh kesibukannya dan tentunya hal tersebut dilakukan secara rutin ya... bukan semangat di awal lalu melempem di pertengahan.

·         Mencari pertemanan atau perkumpulan baru agar dapat kembali berinteraksi dengan dunia luar. Terpenting dengan orang-orang yang baru. Bisa mengawalinya dengan bergabung di komunitas sebidang dengan Passion kita.

pixabay
Banyak sekali komunitas-komunitas yang ditawarkan lewat sosial media. Yang hobby menulis bisa bergabung di komunitas sesama penulis dan yang suka masak bisa gabung di komunitas masakan. gitu ya.

pixabay
Di antara komunitas-komunitas tersebut, pada waktu-waktu tertentu suka mengadakan Kopdar nah apa salahnya jika kita sesekali datang ke acara tersebut. Yang tadinya interaksi hanya di komentar  grup, saling ngobrol di sosial media, lalu pas ketemu berasa teman lama yang sudah lama gak pernah ketemu. Timbulah kearaban dan jalinan silaturahmi antar pertemanan yang baru.

Dalam hidup kehilangan sesuatu itu rasanya tidak nyaman banget. Tapi jika bisa membangkitkan kembali semangat seperti dulu. Buat saya ikhlas itu penting agar hidup kedepannya tidak selalu meratapi kenapa nasib begini dan begitu.

Bersyukur, jika masih diberi kesempatan untuk hidup itulah masanya agar hidup kita tetap berjalan sesuai dengan kemampuan dan keinginan. Jadilah pribadi yang baik dan tidak berputus asa. Semangati diri sendiri niscaya orang-orang di sekeliling pun akan terus menyemangiti hidupmu.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca yang mungkin sedang kehilangan sesuatu.

Terimakasih sudah berkunjung ke blog aku.

Jangan lupa tinggalkan komentar agar aku bisa blokwalking ke blog kamu.

Salam


16 comments:

  1. Memang ada masanya untuk jeda dulu sebentar mba, apalagi kalau sudah menikah dan punya anak. Tapi ... yuk jalani dengan senang. Mana tau akan indah nantinya.

    ReplyDelete
  2. Ah ... Sama persis yang saya alami sekarang. Bulan depan saya resmi resign. Belum ada bayangan ke depannya bakal bagaimana, tapi pasti akan lebih baik lagi. Tetap semangat ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih, semangat juga buat mba Winda.

      Delete
  3. Saya juga resign dari pekerjaan karena alasan keluarga. Dan secara tidak sengaja menemukan kesibukan baru lewat ngeblog. Semoga kesibukan ini membuat kita bisa menebar kebaikan lewat tulisan ya.. Aamiin... 😇

    ReplyDelete
  4. pernah mngalaminya juga hiks

    ReplyDelete
  5. pernah mengalami saat bertahun2 sudah nyaman di pekerjaan dan sangat suak banget, tiba2 hrs berhenti karena sautu hal, stresnya banget, akhirnya bikin kegiatan yang bikin aku suka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu benar mba. Membuat kegiatan yang nyaman dan melupakan perasaan tidak nyaman secara perlahan.

      Delete
  6. Aah senang membaca postingan ini deh <3

    ReplyDelete
  7. Obat dari kehilangan, "ikhlas dibarengi syukur". Semangat terus mbak atinnuratikah. Salam kenal!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mba balqis. Salam kenal kembali.

      Delete
  8. Hai Kakak,
    Aku belum pernah merasakan keluar dari pekerjaan tapi kalau pun mengalaminya suatu saat.
    Sudah banyak hal yang menanti untuk dilakukan mulai dari memaksimalkan hobby hingga join komunitas.
    Tapi, orang lain justru takut aku jadi pengangguran karena mereka melihat aku sekarang super sibuk.
    Padahal aku setuju sama Kakak. Ada banyak komunitas yang juga menanti & bisa berinteraksi lebih.

    Salam kenal ya Kak.
    Ditunggu blog walking ke blog-ku ya Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kembali mba inid, seneng bisa dikunjungi blog saya. Iya semoga di kemudian hari, resign pekerjaan bukan permasalahan besar karena begitu banyak mimpi yang ingin diraih. Percayalah Tuhan sudah mempersiapkan tempat-tempat yang terbaik untuk kita. Hanya menunggu waktu itu tiba. Semangat.

      Delete

Terimakasih sudah berkunjung ke blog aku.
Salam

Berburu THR Di Bulan Ramadan

Apa sih yang ditunggu-tunggu para pegawai saat menjelang lebaran? Yup THR kepanjangan dari Tunjangan Hari Raya . Namun apalah daya jika ...